Posted on March 24, 2008 by vikhasy
kenapa harus sedih?
kenapa harus marah?
kenapa harus kesal?
kenapa harus mellow ?
padahal kamu kan “wonder woman”
yang hatinya terbuat dari besi dan baja
yang sudah biasa tangguh dalam semua hal
yang egois memecahkan sendiri semua masalah
yang tidak pernah manja sama persoalan
yang tidak pernah tergantung sama siapa-siapa…
tapi,..wonder woman kan juga manusia..
yang meski hatinya dari baja, itu tetap bernama hati..
yang bisa [...]
Filed under: curhat | 2 Comments »
Posted on March 21, 2008 by vikhasy
Ini tercetus gara-gara beberapa hari yang lalu, seorang sahabat curhat padaku (atau tepatnya kita saling bercurhat ria), tentang kekhawatiran alias parno. Bukan Parno yang mas mas jawa itu loh, tapi parno bahasa gaul dari paranoid terhadap sesuatu. Ceritanya sahabatku itu, konon sudah sangat kenyang pengalaman dalam kehidupan percintaannya (baca: in her romantic life). Kini, di usia [...]
Filed under: curhat | 3 Comments »
Posted on March 17, 2008 by vikhasy
Hah ? Lu sensitif? Sensitif darimana? dari Hongkong?. Itulah jawaban seorang teman ketika aku iseng menanyakan; “menurut lo, gue sensitif gak sih?” Lanjutannya: Gimana bisa dikategorikan sensitif kalo temen-temen lu bisa ngomongin apa pun tentang lu tanpa tedeng aling-aling bahkan kadang kadang cenderung tidak berperasaan. Tapi jeleknya, nih.. kata dia melanjutkan. Lu tuh kadang terlalu [...]
Filed under: curhat | 2 Comments »
Posted on March 5, 2008 by vikhasy
sayangi aku, seperti apa yang kumau
perhatikan aku, sejauh yang kuperlu
damaikan hatiku, seperti apalah anganku.
tapi jangan mencintaiku, karena tak seharusnya begitu…
(biarkanlah….by sms)
Filed under: curhat | 3 Comments »
Posted on February 28, 2008 by vikhasy
Menyusun kembali memori yang pernah terjadi dan telah menjadi bagian dari hidupku di kota ini. Juni 1994 dengan kakek tercinta untuk pertama kalinya di sini. Hanya berat yang menggelayuti hati ketika harus melepaskan satu bagian dari cinta pertama yang sempat membuatku memanjatkan doa untuk kekuatan menjalani hari-hari yang terasa berat. Namun, jauh di kemudian hari, [...]
Filed under: curhat | 5 Comments »
Posted on February 19, 2008 by vikhasy
Susah rasanya mencari teman diskusi yang enak yang nyambung dan bisa setidaknya bisa meraba apa ide yang ada di kepala kita sebelum itu tercetus di ucapan. Dan buatku sendiri kadang-kadang memang lebih menantang menemukan teman diskusi dengan “aliran berbeda” , yang bisa membuat wacana berpikirku tidak seperti kacamata kuda.
Tapi malam ini, beda. Setelah sampai [...]
Filed under: curhat | 9 Comments »
Posted on February 14, 2008 by vikhasy
Pertanyaan yang sulit, *secara* gue demennya curhat dan sering jadi tempat curhat orang. Lebih sulit, lagi gue suka ngember binti bocor. Padahal kan ada curhat-curhat terlarang yang seharusnya jadi rahasia antara gue dan si pencurhat, kecuali kalo si pencurhat-nya juga suka ngember alias curhat sama semua orang. Yang akhirnya jadi public secret alias rahasia umum. Ah, hidup [...]
Filed under: curhat | 5 Comments »
Posted on February 8, 2008 by vikhasy
Ih…senengnya akhirnya bisa pindah ke blog baru.. Kayaknya ini lebih enak di-explore dibanding yang dulu . Alhamdulillah-nya lagi, dari blogspot ternyata bisa di-import kesini. Berhasil..berhasill.. yippie…
Filed under: curhat | Leave a Comment »
Posted on February 3, 2008 by vikhasy
SMS Apop: “Vik, lagi ngapain, masih bosen sama hidup elu gak? Gue lagi mellow juga nih..hehhehe.. Biasa.. Mo dapet kali ye”… Halah… sms yang kayak dukun aja tepat sasaran banget, disaat aku cuman bisa memandangi langit tanpa bintang dari jendela kamarku. Bosen. Jenuh. Sebelumnya ada telepon dari Jolie. Singkat. Hanya mengabarkan kalau ia sudah berhasil [...]
Filed under: curhat | 5 Comments »
Posted on December 2, 2007 by vikhasy
Kalimat basi “lebih baik sakit gigi, daripada sakit hati”, mungkin mulai diragukan kebenarannya. Kumpulan kata itu, lebih sering dibalik menjadi “lebih baik sakit hati daripada sakit gigi” untuk melukiskan betapa duka nestapanya jika gigi terserang sejuta rasa`nyeri, perih, nyut-nyut-an dan sejenisnya. Kata-kata itu sendiri kalo tidak salah dipopulerkan sekitar tahun 80an oleh penyanyi dangdut berambut [...]
Filed under: curhat | 1 Comment »